Saya langsung buka komputer, memasukkan nomor peserta dan nomor folmulir dan hasil yang keluar....... Saya tidak diterima. Seperti mimpi buruk. Saya langsung memanggil papa dan mama saya. Saya sudah tidak bisa berbicara apa-apa di depan komputer. Mereka sendiri melihat apa yang tertulis di layar monitor. Mereka langsung memelukku, saat itu belum ada tetesan air mata yang keluar. Hingga sampai aku mematikan komputer.
Setelah masuk kamar, saya berbaring di tempat tidur. Masih ada mama dan papa saat itu. Kalimat pertama yang bisa saya ucapkan "Maafin ade ya Ma, Pa" dan air mata saya pun menetes. "Tidak ada yang harus dimaafkan, kamu sudah berjuang mati-matian nak.", "Belum jalannya di USM 1, masih ada USM 2". Hanya kalimat "Maafin ade ya Ma, Pa" yang bisa keluar, saya ucapkan terus-menerus. Saya sedih, tidak bisa membanggakan kedua orangtua saya. Belum tepatnya. YaAllah, usaha selama ini semata-mata hanya untuk membanggakan kedua orangtua ku yaAllah.
Sampai sekarang, saya masih belum percaya, rasanya ini mimpi buruk. Tapi ini kenyataan, saya harus melewatinya. Saya harus bangkit. Saya harus berhasil.
YaAllah, saya mohon permudahkanlah jalanku menuju ITB. Aku hanya ingin membanggakan keduaorangtuaku. Hanya itu. Aku serahkan semuanya kepadaMu yaAllah.
--
Selamat untuk semuanya yang keterima di ITB melalui USM 1. Terutama SMAN 8 yang udah borong 81kursi, sangat bangga!! Tunggu saya di USM 2 ya :D
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

amin ya Allah,serraaa semangat yaaa insya Allah jawabannya di USM 2 ya amiiin. gue jg nih ser,masih harus berjuang,rasanya susah bgt bisa keterima di UI. tapi pasti Allah ngasih apa yg kita butuhkan kan,ser...
ReplyDeletesemangat yaa semoga diterima di ITB
ReplyDelete:)
yah semoga lu dapet yang terbaik aja
ReplyDeletekeep smiling and never give up
amiiin. makasih semuanyaaa :D
ReplyDelete